Karya:
Muhammad Ridha Saeful Islam
Kala
cahaya hilang dari purnama
Langit
terbentang gulita dalam gelapnya
Matahari
enggan terbit di timurnya
Dan
malam tetap takkan hilang nama
Mengulas
sebuah cerita yang lampau
Terlibatlah
kau dan aku pada kita yang lalu
Kala
itu saling memberi rasa dan penuh percaya
Keras
dunia digarap-terjang bersama
Di
bumi rasanya hanya kau dan aku
Hidup
tentram seperti di negeri romawi
Berpelukan
di lingkungan yang bisu
Namun,
apalah arti kita saat ini
Biarkanlah
bumi berjalan dengan hukumnya
Kita
tinggal menikmati dengan apa adanya
Sesampainya
kau dan aku benar-benar mati
Percayalah
kita yang lalu masih tetap berarti
Kisah
kita tak sewangi bunga di kota grasse
Biar
hanya kita dan Tuhan yang mencium baunya
Kisah
kita tak seteladan ksatria dan pahlawan
Biar
hanya kita dan Tuhan yang mengenangnya
(Bandung,
14 November 2015. ) Pukul 01:57 WIB