Selasa, 14 April 2015

Asa Yang Surut

Karya : Muhammad Ridha

Ratusan roda mondar-mandir berisik
Lambat cepat satu laju dua arah
Ada yang pergi
Ada yang pulang

Tak nyaman bersantai ria disekitarnya
Keadaan sedikit memaksa goyahkan mental
Apa boleh buat, hanya ini satu-satunya alas
Dibawah jembatan panjang
Dari bawah dekat sungai

Manusia tak ber-etika tersedu tawa diatas kepala
Sampah dibawah kaki, kotor bau berserakan

Satu malam bagai puluhan hari
Kadang dingin, kadang panas
Tak sejuk, tak nyaman

Kapan akhir derita ini?
Adakah pria ini berkesempatan menulis hikayat
Mulai dari bibir bisu yang membiru
Hingga keningnya panas menyengat

Sandaran pun menghindar dari bahu yang layu
Wewangian menghilang dari hidung tertutup
Pemandangan enyah dalam tatap mata kantuk

Seakan-akan terus memaksa duka
Namun tahu kan hadirkan luka
Meski memang bukan hamba sahaya
Tetap saja sejatinya seorang manusia